Ada Dugaan Penggelembungan Suara, PKS Lapor Gakkumdu Jabar

Ada Dugaan Penggelembungan Suara, PKS Lapor Gakkumdu Jabar

144
BAGIKAN
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi melaporkan dugaan penggelembungan suara DPR-RI yang terjadi Kelurahan Jatimulya, Kec Tambun Selatan Kab Bekasi ke Sentra Gakkumdu Jawa Barat.

AHIM – KABUPATEN BEKASI

TOPTIME.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi melaporkan dugaan penggelembungan suara DPR-RI yang terjadi Kelurahan Jatimulya, Kec Tambun Selatan Kab Bekasi ke Sentra Gakkumdu Jawa Barat.

Laporan diterima Gakkumdu dengan Tanda Bukti Penerimaan Laporan Nomor 015/PEN/LP/PL/Prov/13.00/V/2019, tertanggal 13 Mei 2019.

Pelaporan ke Gakkumdu Jawa Barat adalah buntut dari keberatan PKS atas dugaan penggelembungan suara DPR-RI pada Partai Politik di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, yang tidak ditanggapi oleh pihak PPK Tambun Selatan dan KPUD Kabupaten Bekasi pada saat rekapitulasi.

PKS menyerahkan bukti-bukti pendukung terkait selisih suara antara dalam bentuk Formulir C1, Form DAA1 dan DB1.

“Selisih suara yang dilaporkan mencapai 6000 an suara lebih yang ditambahkan ke salah satu Partai Politik”, ucap Saksi PKS Budi Purwanto kepada awak media.

PKS berharap, dengan pelaporan ini bisa ditindaklanjuti dengan penyandingan data yang sah sehingga penggelembungan suara ini akan terbukti lebih cepat dan efektif.

Dalam ruang penghitungan, setelah PPK selesai melakukan penghitungan ulang untuk surat suara DPR RI, saksi PKS meminta rekomendasi untuk menyandingkan data, namun ditolak oleh para saksi dari partai lain.

Hal itu di benarkan Ketua PKS Kab Bekasi, Muhamad Nuh. “benar di laporkan ke Gakkumdu Jawa Barat,” Pungkasnya ketika di hubungi Via Telepon Seluler, Selasa (14/5/2019).(*)

Komentar

comments