Ketua IPSM Sukatani Klaim Penyaluran Bantuan Baznas Sudah Tepat Sasaran

Ketua IPSM Sukatani Klaim Penyaluran Bantuan Baznas Sudah Tepat Sasaran

13
BAGIKAN
Karsim warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, berharap dapat bantuan Baznas.

MADRAWI – BEKASI KABUPATEN

TOPTIME.CO.ID – KETUA Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Sukatani, Ahmad Safi’i mengklaim bantuan yang disalurkan Baznas di Kp. Ceger Desa Sukadarma Kec. Sukatani sudah tepat sasaran.

Dengan didampingi puluhan warga Kp. Ceger Desa Sukadarma, Safi’i mendatangi rumah reporter TOPTIME. CO. ID, Madrawi di Kp. Gandu Desa Sukamulya untuk memberikan klarifikasi bahwa informasi miring yang berhembus itu tidak benar, Senin (12/2/2018) malam.

Safe’i juga membawa salah satu pemerima bantuan gerobak bernama Arsani. Arsani mengaku mendapatkan bantuan gerobak pada Kegiatan Senyum /Sembako Sampai Rumah tersebut.

Ketua IPSM ini membantah berita yang diunggah di TOPTIME. CO. ID.

Menurutnya, Arsani memang layak mendapatkan bantuan gerobak,karena dia (Arsani-Red) memang sebagai pedagang keliling dan kehidupannya pun cukup memprihatinkan.

Kata Safe’i, Arsani hidup bersama adiknya sudah di tinggalkan oleh orangtuanya.

“Arsani itu memang pantas mendapatkan bantuan gerobak karena dia memang pedagang keliling dan kehidupnnya juga memprihatinkan. Dia tinggal bersama dua adiknya yang ditinggalkan kedua orang tuanya. Mereka sudah yatim piatu jadi memang layak mendapatkan bantuan dari Baznas.” jelas Safe’i.

Lanjut dia, mengenai keberadaan gerobak yang sampai saat ini masih terparkir di halaman KUD Tani Jaya itu memang sengaja di simpan di situ karena rencana Arsani bakal menempati kios yang berada di halaman KUD untuk berjualan di sana.

“Makanya gerobaknya disimpan di KUD. ” terangnya.

Dia juga mengatakan, kegiatan Senyum yang di laksanakan oleh Baznas pada hari Rabu (7/2/2018) yang bertempat di Gedung Serba Guna tersebut memang awalnya kegiatan dikelola pihak kecamatan dan kebetulan IPSM diminta kepala Seksi (kasie) PMD untuk membantu mendata para kaum dhuafa dan orang yang berhak menerima bantuan gerobak.

“Saya selaku Ketua IPSM memerintahkan kepada pengurus di masing-masing desa yang ada di kecamatan Sukatani untuk mendata para penerima manpaat dan sekaligus membuatkan persyaratannya berupa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari masing-masing desa.” katanya.

*BACA BERITA SEBELUMNYA :
Duhh, Bantuan Baznas Tidak Tepat Sasaran..?

Sebelumnya diberitakan, ada warga yang menilai  kegiatan pembagian sembako oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kecamatan Sukatani tidak tepat sasaran bahkan terkesan pilih kasih.

“Padahal rumah saya tidak jauh dari kantor kecamatan tapu tidak dapat bantuan gerobak, padahal saya sangat membutuhkan gerobak tersebut untuk berjualan baso, gerobak saya sudah usang, namun justru yang jauh dari kantor kecamatan bisa dapat gerobak tersebut,” kata Karsim warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi,Jumat (9/2/2018).

Lanjut Karsim, lebih kurang 2 tahun dirinya berjualan menggunakan sepeda dan wadah baso pun dari kayu bekas didapat dari tetangga. “Saya berharap kepada pihak terkait agar kedepannya bisa adil dan pembagiannya bisa sesuai kebutuhan yang sebenarnya atau tepat sasaran,” pintanya.

Terpisah, Camat Sukatani, Bennie Yulianto Iskandar mengakui banyak warga yang tidak dapat bantuan dari giat Baznas tersebut.

“Pasti banyak yang gak kebagian yang terkadang luput dari kita. Mudah-mudahan untuk kegiatan selanjutnya mereka bisa kita bantu. Karena untuk saat ini bantuannya terbatas dan meliputi seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Sedangkan salah satu bagian pendistribusian bantuan, Baznas menjelaskan bantuan yang dibagikan merupakan bagian dari program dan bukan merupakan usulan.

Lanjut dia,  setiap kecamatan mendapat alokasi 100 paket sembako.

“Ini bukan atas usulan.  Ini sudah program.  Kalau yang usulan biasanya yang kejadian mendadak,  misalnya ada rumah roboh.” katanya. (*)

Komentar

comments