KP2D Gelar Razia Pajak Kendaraan di Kota Bekasi

KP2D Gelar Razia Pajak Kendaraan di Kota Bekasi

52
BAGIKAN
Foto : Razia gabungan di jl. A. Yani depan Stadion Patriot Candrabaga

AMSAR JAPUNG – KOTA BEKASI

TOPTIME.CO.ID – MULAI hari ini sampai dengan tanggal 15 Februari 2019 digelar razia kendaraan bermotor di Jl. Ahmad Yani depan Stadion Patriot Candrabaga. Razia dipimping langsung oleh Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Wilayah Kota Bekasi, H Rohana dan melibatkan Satlantas Polres Metro Bekasi bersama dengan PPPD Provinsi Jabar, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan, Selasa (12/2/2019).

Foto : Kepala Pusat Pengelola Daerah Wilayah Kota Bekasi, Drs. H. Rohana, MM

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Wilayah Kota Bekasi, H Rohana mengatakan razia gabungan yang digelar selama tiga hari berturut-turut ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pajak kendaraan bermotor, dan memudahkan pelayanan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kami membawa Tim Samsat Keliling (Samling) kerjasama dengan mitra polri dan Dishub kemudian Jasa Raharja untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Rohana di lokasi razia.

Dirinya juga menghimbau agar semua para wajib pajak (WP) agar tepat waktu bayar pajak dan tepat jumlah. Dalam operasi hari ini lanjutnya, kendaraan yang terjaring tidak dilakukan penilangan maupun penahanan. Namun, lebih memberikan layanan bagi wajib pajak.

“Kalau soal titik operasi tertib pajak itu nanti kita serahkan ke pihak Polri karena mereka yang akan mengatur wilayah yang strategi. Yang jelas operasi tertib pajak ini untuk semua jenis kendaraan baik roda dua atau roda empat,” terang Rohana.

Kalau angka penunggak pajak sendiri akui Rohana itu sifatnya dinamis. Karena, angka pajak ada yang sudah bayar dan ada juga yang belum bayar.

Disinggung jika ada wajib pajak yang nunggak sampai 2 tahun lebih, Rohana menegaskan, akan segera memblokir namaun itu semua wewenangnya ada di pihak kepolisian. “Untuk data (tunggak) wajib pajak saat ini belum bisa karena itu sifatnya dinamis,” tutupnya. (*)

Komentar

comments