PT. Adhi Karya Akan Memperbaiki Rumah Warga Yang Retak-Retak

PT. Adhi Karya Akan Memperbaiki Rumah Warga Yang Retak-Retak

10
BAGIKAN
Ghazali General Communication Departement PT Adi Karya Tbk (Persero)

AJ – BEKASI

TOPTIME.CO.ID – BEBERAPA rumah warga yang retak dan rusak akibat dampak dari pekerjaan Proyek Ligt Rail Transit (LRT) Jakarta – Cikampek yang kerjakan (PT. Adhi Karya red) akan diperbaiki, tapi menunggu pekerjaan selesai agar yang menimbulkan dampak retak tadi terhenti dan tidak terulang perbaikanya. Kata General Communication Departement PT Adi Karya Tbk (Persero) Ghazali usai rapat di kantor walikota Bekasi. Selasa (6/2)

Sebelumnya kata Ghazali, pihaknya pernah memberikan penawaran kepada warga, terkait keinginannya untuk mengganti rumah tersebut jika memang akan hendak dipakai oleh PT Adi Karya untuk memaksimalkan pembangunan LRT disekitar lokasi.

“Banyak pertimbangan hukum yang kami pikirkan ketika akan menggunakan lahan itu, pertama harganya tinggi, serta status tanah”, ucap Ghajali.

Masih kata Ghajali, awalnya rumah warga pernah ditawarkan akan diganti, tetapi ditawarkan dengan harga yang cukup tinggi, sehingga PT Adi Karya mengurungkan niatnya untuk menggunakan lahan tersebut untuk memaksimalkan pembangunan di lokasi rumah warga.

Poinya adalah rumah warga yang retak akan kami perbaiki, akan kita cek dan hitung dulu kerusakanya setelah itu akan kita tanya warga, kalau memang warga akan memperbaikinya sendiri uangnya akan kita kasih, jika tidak mau kita akan kirim tukang. Ujarnya

” Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan ” tegasnya

Sementaraitu Taufik Ajimulya selaku Kasubag Tata Pemerintahan (Tapem) saat dikomfirmasi hasil pertemuan warga dan pihak PT. Adhi Karya mengatakan tuntutan dari pihak warga untuk memperbaiki rumah yang retak sudah disampaikan ke pihak Adhi Karya cuma kan mereka belum bisa memutuskan harus laporan dulu kepada pimpinanya. Kata Taupik

Menurunya titik temunya dari keduabelah pihak sudah ada karena tuntutanyakan jelas minta ganti rugi kerusakan rumah yang retak akibat dampak pekerjaan proyek, cuma besaranya yang diajukan belum disepakati

” Warga minta ganti rugi sebesar 30 juta dan pihak Adhi Karya baru akan menyampaikan ke pihak pimpinan ” katanya

Dalamhal ini kata Topik, kami selaku pemerintah hanya bisa mempasilitasi agar permasalahan ini bisa cepat ditindak lanjuti dan bisa segera diselesaikan

” Nanti dilihat Hari Kamis sudah ditindak lanjuti belum kalau belum nanti akan kita rapatkan lagi ” katanya

Diketahui hadir dalam acara rapat dari Pihak PT. Adhi Karya, warga yang terdampak proyek RT/RW, perwakilan kecamatan, Lurah Margajaya dan Babinsa (*)

Komentar

comments