Rakyat Bekasi Mengutuk Aksi Terorisme & Radikalisme

Rakyat Bekasi Mengutuk Aksi Terorisme & Radikalisme

Acara Deklarasi Anti Terorisme dan Radikalisme berlangsung meriah bertempat di Ruang Nonon Sontani Pemkot Bekasi, Rabu ( 16/5).

BAGIKAN
Acara Deklarasi Anti Terorisme dan Radikalisme berlangsung meriah bertempat di Ruang Nonon Sontani Pemkot Bekasi, Rabu ( 16/5).

AMSAR – BEKASI KOTA

TOPTIME.CO.ID – Acara Deklarasi Anti Terorisme dan Radikalisme berlangsung meriah bertempat di Ruang Nonon Sontani Pemkot Bekasi, Rabu ( 16/5).

Pembacaan deklarasi tersebut dilakukan oleh Ketua PCNU Kota Bekasi KH Zamakhsyari Abdul Majid, yang kemudian diikuti oleh perwakilan lima agama di Kota Bekasi.

Hadir dalama cara itu, Penjabat Wali kota bekasi, Ruddy Gandakusumah beserta Dandim 0507/Bekasi dan Kaplorestro Bekasi Kota dan para tokoh Agama.

Dalam sambutannya , Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah meminta kerjasama dari semua lini memerangi bentuk-bentuk terorisme dan radikalisme .

” Mari kita bahu-membahu untuk menjaga Kota Bekasi yang kita cintai ini, kita bangun rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Bekasi,” ujarnya.

Berikut isi deklarasi anti terorisme dan radikalisme  yang digagas Pemkot Bekasi.

Sehubungan dengan terjadinya tragedi pengeboman di 3 lokasi gereja di Surabaya , serta beberapa aksi teror yang terjadi akhir-akhir ini hingga menimbulkan korban jiwa maupun luka berat atau ringan, maka kami masyarakat kota Bekasi menyatakan sikap sebagai berikut ;

1. Mengutuk keras tindakan terorisme, radikalisme, dan tindakan apapun yang bisa mengancam stabilitas Nasional serta keutuhan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

2. Aksi tersebut tidak ada kaitannya dan bukan merupakan aksi teror keagamaan. Karena tidak ada satupun agama yang mengajarkan kekejaman dan penganiayaan terhadap umat manusia .

3. Menindak tegas perilaku terorisme, radikalisme, dan penyebar berita HOAX sesuai hukum yang berlaku.

4. Agar setiap warga masyarakat Indonesia khususnya yang berada di Kota Bekasi tetap bersatu dan tidak ikut terprovokasi oleh aksi teror yang menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Negara dan rakyat tidak boleh kalah dan tidak boleh takut terhadap semua perilaku terorisme dan radikalisme yang terjadi di Indonesia.

6. Mengucapkan bela sungkawa dan duka cita mendalam terhadap korban terorisme yang terjadi di Indonesia. (*)

Komentar

comments